Cookies consent

Thursday, July 5, 2012

Antara Nana, Motivasi dan Motivator

2 tahun yang lalu, G ga pernah kenal seorangpun yang berprofesi sebagai motivator... or provocateur. Ga pernah tau, ga pernah mau tau n ga pernah peduli. Kenapa? Karena buat G, motivator terbesar hidup G adalah G sendiri.... n CINTA tentunya.... G merasa cuma diri G sendiri yang bisa menggerakan otak dan fisik G buat melakukan sesuatu, cuma diri G ndiri yang bisa "memaksa" otak dan fisik G buat bergerak.... dan seringkali alasan terkuat buat G untuk melakukan yang terbaik yang G mampu adalah cinta... oh...yes... karena cinta, seringkali G mampu melakukan banyak hal yang sebelumnya G pikir ga mampu G lakukan.

Sampai kemudian G dipertemukan dengan seseorang yang juga ga pernah G kenal sebelumnya, seseorang yang kalau aja muncul hanya karena reputasinya sebagai motivator yang mulai naik naik daun, kemungkinan besar ga akan pernah menarik perhatian G. Tapi saat itu, alasan terkuat G mengenal dia bukan karena statusnya sebagai pengusaha muda sukses dan sangat bukan karena reputasinya sebagai seorang provocateur *well...at least there are some people out there who claimed that he is a provocateur.....or motivator...*, alasan G hanya karena rasa penasaran setelah beberapa orang sahabat menyebutkan namanya dengan sinar mata penuh kekaguman karena keberhasilannya membangun sebuah usaha "kecil" menjadi sesuatu yang cukup besar untuk jadi bahan perbincangan, yang lebih "fantastis" adalah karena sang manusia istimewa ini adalah seseorang yang mengenyam pendidikan disekolah yang sama dengan G *geee...i wonder why i never know him before... ;)...*

Sunday, June 17, 2012

Analogi GAGANG PINTU...

Hati.... Melenceng dari tugas utamanya sebagai alat ekskresi, kita lebih sering memilih untuk menjaga hati supaya hati ga retak kerena kecewa daripada menjaga keutuhannya supaya ga rusak karena asap rokok...dan entah kenapa hati dijadikan lambang sebagai rumah dari segala jenis perasaan, lengkap dengan sebuah pintu yang seringkali dibiarkan tak terkunci hingga banyak rasa bisa datang dan pergi sesuka sang hati....

Thursday, May 24, 2012

Too much ego will make you BEGO

Sempat sedikit bercanda dengan seorang teman tentang kalimat "BERJUANG UNTUK HIDUP"... yang berakhir dengan perbedaan pendapat meskipun G rasa yang dimkasud adalah hal yang itu-itu juga. Well, buat G, seharusnya kalimat itu adalah "berjuang untuk TETAP hidup" karena gimanapun juga, Tuhan YME sudah memberkahi kita dengan hidup sejak pertama kali kita terbentuk.

So, skali lagi... buat G... yang tepat adalah "berjuang untuk TETAP hidup" dan tetap hidup dengan sgala permasalahan yang mesti kita hadapin, emank perjuangan banget... untuk tetap hidup in prosperity berarti perjuangan yang lebih besar dan berat.

Wednesday, February 8, 2012

Status: MENGENASKAN

Akhir-akhir ini G agak ngerasa ga nyaman dengan yang namanya acara kumpul-kumpul, entah itu kumpul kluarga atopun kumpul bareng temen-temen --> temen-temen lama n deket... terutama.

Penyebabnya cuma SATU: 1 buah pertanyaan

Yup... pertanyaan yang hampir sama yang dilontarkan banyak orang ke G, yang menghasilkan segumpal perasaan yang G sebut galau tak berujung, G bilang galau n bukan sedih, karena mank G ga ngerasa sedih *penjelasan yang sangat ga penting....*