Cookies consent

Sunday, November 13, 2011

Perempuan itu.....my roommate

Selama 15 taon status g tetep "anak kost".... masi blon ada tanda2 pencerahan apalagi perbaikan :( ..... yang lebih miris lagi, status itu masi ditambah embel2 "single fighter" (anggap aja bahasa lainnya menghibur diri d yah....). Alasannya? Simple aja koq.... G ga betah punya roommate, so daripada beranteman krn hal2 kecil mending G solo karir d. *hehhhhh....ga usah sok tau d....pake acara bilang2 klo G ga laku....*

Okehhhh....beberapa bulan lalu, G pindahan kost. Dari yang asalnya d daerah Bonjer, G pindah ke daerah Pondok Bambu. Dari perwujudannya sik, ni tempat nice banget.... rapi, bersih...lebih mirip paviliun dibanding kostan, secara...kamarnya masing2, dengan pintu n teras masing2. Scara keseluruhan.... cozy....

Kamarnya ga terlalu gede, kecil malah... tapi fasilitas cukup lengkap, AC, kamar mandi dalem + air panas, lemari gede + TV n tempat tidur queen size (cukuplaaaahhhh buat....ahihihihihihi)... cukuplah buat G berhari2 ngendon males2an dalem kamar.

Wednesday, November 2, 2011

TRANSPARAN

Sadar ato ga sadar, kita smua pernah ngelakuin hal yang namanya PENCITRAAN, baik dengan sengaja atopun scara ga sengaja. Kita neglakuin pencitraan bukan cuma buat kepentingan diri ndiri tapi bisa juga buat kepentingan perusahaan ato bahkan demi kepentingan orang lain.

Seringkali kita terjebak dalam keindahan citra yang dibangun kaum selebritis dan d lain waktu terjebak dalam bobroknya citra mereka tanpa sempat lagi berpikir bahwa mereka juga adalah manusia....punya banyak sisi....termasuk sisi gelap nan kelam.

Terlanjur kta membangun istana kekaguman terhadap seseorang yang kita anggap besar, hebat, jenius.....SUPER HERO.... dan melupakan bahwa mereka juga masi sama seperti kita.... cuma MANUSIA. Kekaguman yang terlalu itu pada akhirnya cuma menumbuhkan harapan indah yang smakin lama smakin tinggi. Dan saat, secuil kesalahan terjadi..... tsunami pun masih kalah hebat dengan rasa kecewa yang menerpa.

Tuesday, November 1, 2011

Ada Apa Dengan Janda?

Pernah merhatiin berita ga? Pernah merhatiin kata-kata ato tata bahasa yang dipake para penyiar itu ga? Tiap kali ada satu kasus yang ngelibatin para wanita tanpa suami, selalu aja yang g terima itu lebih ke arah penekanan kata "JANDA". Seolah-olah janda itu adalah gelar yang sangat ga terhormat, yang ngelambangin sang penyandang gelar sebagai tokoh antagonis.

"Seorang JANDA beranak 2 melakukan pencurian di mall...."
"JANDA dengan 3 orang anak yang masih balita itu nekat menjajakan dirinya...."

......n so on...so on....

Apa ga bisa kata "JANDA" itu diganti pake kata yang lebih halus? "Perempuan" misalnya.... ato "seorang ibu".... ato whatever....kata yang ga nyakitin telinga....well at least telinga g....