Cookies consent

Monday, July 29, 2013

Lelaki dalam kotak Kaca

Weekend...
Satu kata sederhana yang tercantum dikepala banyak orang sebagai satu kata yang menyenangkan. Satu kata yang menggambarkan 2 hari dipenghujung minggu, dimana kaum pekerja bisa sejenak melupakan pekerjaannya untuk bercengkrama bersama keluarga tercinta, dimana para pelajar bisa sekejap bersantai dan memenuhi mal-mal dengan gelak tawa mereka, dimana para kekasih bisa membuat janji untuk bercinta.

Dan weekend... saat dimana aku hampir selalu terjebak didalam taksi, ditengah-tengah kemacetan dan berkutat dengan sejuta andai dikepalaku. Sama seperti minggu yang lalu.... minggu sebelumnya.... atau 3 tahun yang lalu... tak pernah ada rencana yang kutuliskan dalam agendaku. Awalnya aku masih berusaha keras untuk menyibukkan diri di akhir minggu (ya setidaknya status yang kutulis dijejaring sosial akan terlihat "sibuk" dan menyenangkan) tapi setelah 52 minggu berselang, aku memutuskan untuk berhenti mencoba. Apapun yang terjadi diakhir minggu, itulah yang akan aku nikmati.

Friday, July 26, 2013

Spider on my arm

Jakarta dengan segala gegap gempitanya, bahkan saat jam dipergelangan tanganku sudah menunjukkan saat yang tepat bagi para penjaja cinta disepanjang jalan Hayam Wuruk, untuk mulai beranjak pulang. Kota ini seolah tak pernah punya niat untuk sejenak beristirahat dari segala macam konflik, transaksi dan affairs yang seringkali membumbui banyak pertemanan dan menggoyahkan persahabatan.

Tapi di kota ini juga, jutaan cinta tumbuh berkembang bak bunga-bunga liar yang bermekaran diantara padang ilalang. Ada yang kemudian menemukan cinta sejati, ada juga yang jatuh bangun mencari cintanya yang tak kunjung datang dan ada yang memilih untuk menutup catatan hidupnya hanya karena sang cinta tak pernah berniat menghampirinya. Dan aku? Aku memilih diam... Bukan lelah, hanya tak ingin menghabiskan energi untuk sesuatu yang.... absurd? Hmmmm... mungkin absurd bukanlah kata yang tepat. Mungkin aku adalah pejuang pasif, aku tidak akan berjuang untuk memiliki tapi apa yang sudah aku miliki pasti akan aku perjuangkan.

Dan inilah aku... perempuan dengan berderet kegiatan yang seolah tak henti menuntut perhatian, berteman dengan SEKIAN banyak jenis manusia yang beramai-ramai memadati buku teleponku, yang katanya punya penampilan yang cukup untuk membuat lelaki melirik dan yang katanya lagi mempunyai banyak kelebihan yang mungkin tak dimiliki oleh perempuan lain. Bangga?